MOJOKERTO Majapahitpos.com – 19 Agustus 2026 Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) resmi memulai pembangunan Gedung Terpadu Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Forum Corporate Social Responsibility (CSR). Proyek strategis ini bertujuan menyediakan fasilitas modern untuk mengoptimalkan pengelolaan dana zakat, infak, sedekah, serta memperkuat koordinasi program sosial perusahaan demi kesejahteraan masyarakat.
Berdasarkan kontrak nomor 000.3.3/3618/417-503.3/2026 yang ditandatangani pada 12 Juni 2026, nilai pekerjaan konstruksi mencapai Rp1.519.752.800,- yang bersumber dari APBD Kota Mojokerto Tahun 2026. Pelaksanaan fisik dipercayakan kepada kontraktor CV. Dara Karya Mandiri, sementara pengawasan teknis dilakukan oleh konsultan pengawas CV. Global Inovasi Engineering. Pekerjaan dijadwalkan berlangsung selama 150 hari kalender di lokasi Jalan Bhayangkara No. 30, Kelurahan Jagalan, Kecamatan Kranggan.
Kepala DPUPRPKP Kota Mojokerto menyatakan bahwa keberadaan gedung terpadu ini sangat strategis untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana sosial. “Dengan adanya kantor yang representatif, layanan kepada muzaki (pemberi zakat) dan mustahik (penerima zakat) akan lebih prima. Selain itu, gedung ini juga menjadi pusat koordinasi Forum CSR agar program bantuan perusahaan dapat tersalurkan tepat sasaran dan berkolaborasi dengan program pemerintah,” ujarnya saat meninjau lokasi proyek.
Untuk menjamin kualitas bangunan yang fungsional dan estetis, penanggung jawab pelaksana lapangan, Yudi, berkomitmen mengawasi setiap tahapan konstruksi secara ketat. “Kami bekerja sesuai spesifikasi teknis di bawah supervisi CV. Global Inovasi Engineering. Setiap material dan proses pengerjaan akan kami pastikan berkualitas agar gedung ini kokoh, nyaman, dan siap digunakan sebagai pusat pelayanan sosial,” tegas Yudi saat ditemui di lokasi.
Pembangunan Gedung BAZNAS dan Forum CSR ini diharapkan menjadi ikon baru sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan sektor swasta dalam penanganan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat. Fasilitas baru ini akan dilengkapi dengan ruang pelayanan administrasi, ruang pertemuan, area penyimpanan logistik bantuan, serta ruang operasional forum CSR.
Pemkot Mojokerto menghimbau kepada masyarakat sekitar lokasi proyek untuk bersabar dan memberikan ruang bagi pelaksanaan pekerjaan. Kerjasama semua pihak sangat dibutuhkan agar proyek senilai lebih dari Rp1,5 miliar ini dapat diselesaikan tepat waktu dengan kualitas terbaik, demi terciptanya ekosistem filantropi Islam dan tanggung jawab sosial yang lebih efektif di Kota Mojokerto.
Red. Sunarmi

