MOJOKERTO majapahitpos.com – 11 Agustus 2026 .Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPRKPK) resmi memulai pembangunan infrastruktur vital berupa Pipa Transmisi Baru untuk Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Mojolagres. Proyek strategis ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan stabilitas distribusi air bersih bagi masyarakat di wilayah Mojokerto, Lamongan, Gresik, dan sekitarnya.
Berdasarkan dokumen kontrak nomor 000.3/116008/105.4/2026 yang ditandatangani pada 6 Juli 2026, nilai proyek mencapai Rp9.929.789.218,00 dengan sumber dana dari APBD Tahun Anggaran 2026. Pelaksanaan konstruksi dipercayakan kepada CV. Nurdin Bersaudara, sementara pengawasan teknis dilakukan secara ketat oleh PT. Konindo Panorama Konsultan.
Kepala DPRKPK Jatim menyatakan bahwa pipa transmisi baru ini merupakan solusi jangka panjang untuk mengatasi keterbatasan pasokan air di kawasan regional Mojolagres. “Infrastruktur ini bukan sekadar pemasangan pipa, tetapi komitmen kami menjamin akses air bersih yang layak bagi jutaan warga. Dengan adanya jalur transmisi baru, tekanan air akan lebih stabil dan cakupan layanan dapat diperluas ke daerah-daerah yang sebelumnya sulit terjangkau,” ujarnya.
Proyek ini dijadwalkan selesai dalam waktu 175 hari kalender. Untuk memastikan kualitas dan keselamatan kerja, penanggung jawab pelaksana lapangan, Asis, berkomitmen mengawasi setiap tahapan konstruksi sesuai spesifikasi teknis. “Kami bekerja di bawah supervisi ketat PT. Konindo Panorama Konsultan. Setiap meter pipa yang terpasang harus memenuhi standar ketahanan dan keamanan agar infrastruktur ini dapat bertahan puluhan tahun,” tegas Asis saat ditemui di lokasi persiapan proyek.
Pembangunan pipa transmisi SPAM Regional Mojolagres juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Ketersediaan air bersih yang memadai menjadi prasyarat utama bagi pengembangan industri, pertanian, serta permukiman baru di wilayah tersebut. Selain itu, proyek ini menciptakan lapangan kerja selama masa konstruksi dan membuka peluang usaha pendukung di sepanjang jalur pipa.
Dinas DPRKPK Jatim menghimbau kepada masyarakat sekitar lokasi proyek untuk bersabar dan memberikan ruang bagi pelaksanaan pekerjaan. Kerjasama semua pihak sangat dibutuhkan agar proyek senilai hampir Rp10 miliar ini dapat diselesaikan tepat waktu dengan kualitas terbaik, demi kesejahteraan bersama.
( Sunarmi )

